Dalam rangka mengantisipasi dan meminimalisir potensi penularan infeksi COVID-19, pemerintah Kabupaten Sleman menerbitkan Surat Edaran Bupati nomor 443/01352 mengenai Panduan Penerimaan Kedatangan Mahasiswa dari Luar Daerah pada Jumat (5/6/2020). Edaran tersebut diterbitkan untuk memudahkan para mahasiswa pendatang dari luar daerah yang tinggal dan kuliah di perguruan tinggi yang berada di Kabupaten Sleman.

Edaran tersebut berisikan langkah-langkah dan instruksi yang harus dilakukan oleh pihak-pihak terkait, seperti Pimpinan Perguruan Tinggi, Camat, Kepala Desa, Dukuh, Ketua RT dan RW serta pemiliki kost/asrama dalam rangka menerima kembali mahasiswa yang kembali dari luar daerah Sleman.

Para pihak terkait agar dapat mengedukasi masyarakat untuk dapat menerima mahasiswa yang kos ataupun tinggal di asrama dengan baik.

Untuk mahasiswa yang datang diharapkan dapat melapor kepada pemiliki kos dan pimpinan perguruan tinggi dengan membawa surat keterangan sehat dari daerah asal. Namun, apabila mahasiswa tersebut sudah terlanjur berada di Kabupaten Sleman, mereka dapat mencari surat keterangan sehat di faskes di wilayah DIY. Bagi mahasiswa yang berasal dari daerah PSBB, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, kecuali bagi mereka yang dapat menunjukkan hasil RDT yang masih berlaku dengan hasil non-reaktif. Surat keterangan sehat yang berlaku paling lama terbit 7 hari sebelum kedatangan.

Untuk kepala Dukuh, Ketua RT dan RW serta pemilik kos juga diharapkan untuk mendata mahasiswa yang datang, yang meliputi Nama, nomor HP, NIK, alamat asal, tiba di Sleman tanggal berapa, alamat kos, surat keterangan sehat dan juga hasil RDT jika ada. Para pemilik kos juga diharapkan dapat menerpkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan juga protokol kesehatan dalam melakukan pengelolaan kos.

Untuk Kepala Desa agar dapat mensosialisasikan edaran ini agar sampai kepada Dukuh, RT dan RW, serta masyarakat yang berada di daerahnya agar dapat memudahkan proses yang berlangsung. Kepala Desa juga diharapkan dapat memberitahukan dan berkoordinasi dengan Kepala UPT Puskesmas sesegera mungkin apabila menerima laporan dari dukuh/ketua RT /ketua RW dengan tembusan camat jika terdapat mahasiswa pendatang yang memerlukan penanganan puskesmas.

Kepada para pimpinan perguruan tinggi dan Camat diharapkan dapat melaporkan secara tertulis kedatangan mahasiswa kost/asrama di Sleman kepada Bupati melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman via email ke alamat dinkes@slemankab.go.id. Pimpinan perguruan tinggi juga diharapkan ikut untuk mendukung langkah-langkah diatas seperti melakukan pendataan dan memastikan mahasiswa yg datang dalam keadaan sehat, dan juga penerapan PHBS di lingkungan Kampus. (Humas Sleman)

Untuk Edaran Selengkapnya dapat diunduh di SINI