Sleman – Pemerintah Kabupaten Sleman mengeluarkan instruksi untuk mewajibkan penggunaan masker sebagai bentuk langkah antisipasi dalam menghadapi penyebarluasan infeksi Corona Viruses Disease (COVID-19). Hal ini tercantum dalam Instruksi Bupati Sleman no. 43/01032/INSTR/2020 tentang kewajiban menggunakan masker untuk mencegah penularan infeksi COVID-19 terutama di wilayah Kabupaten Sleman yang masih berlanjut sampai saat ini.

Instruksi itu sendiri ditujukan kepada seluruh bagian masyarakat Sleman, baik perangkat daerah, kepala instansi, pimpinan BUMN dan BUMD, pimpinan badan usaha,  lembaga swasta dan lembaga masyarakat, serta masyarakat umum yang berada di Kabupaten Sleman.

Dalam instruksi yang diterbitkan, terdapat langkah utama yang wajib dilakukan dalam rangka mengantisipasi penyebarluasan COVID-19 di Kabupaten Sleman. Pertama adalah diwajibkannya penggunaan masker bagi siapapun setiap berpergian keluar rumah, berkomunikasi dengan orang lain di luar rumah, maupun bagi setiap orang yang meminta layanan publik. Masker yang wajib digunakan adalah masker kain. Hal ini dikarenakan ketersediaan masker bedah dan masker N95 hanya diperuntukkan untuk tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan kesehatan.

Selain itu, setiap kepala perangkat daerah, kepala instansi vertikal, kepala BUMN/BUMD, pengelola layanan publik, pelaku usaha dan pemerintah desa diwajibkan untuk memberikan informasi kepada masyarakat pemohon layanan publik pada setiap unit kerjanya untuk menggunakan masker sebelum memasuki ruangan pelayanan, sebagai salah satu syarat utama agar mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan. Bagi masyarakat pemohon yang menolak untuk bekerja sama ketika meminta pelayanan, maka mereka tidak akan mendapatkan pelayanan yang dibutuhkan.

Untuk tecukupinya kebutuhan masker kain sebagai alat penanggulangan infeksi COVID-19 ini, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan Dinas Tenaga Kerja diharapkan dapat berkordinasi dan bekerja sama dengan industri dan UKM yang bergerak di bidang usaha tekstil maupun konveksi agar dapat memenuhi dan menjaga ketersedian masker kain bagi pemenuhan kebutuhan masker di Kabupaten Sleman.

Disperindag juga diharapkan dapat mensosialisaikan langkah penggunaan masker kain ini kepada para pedagang dan pengunjung pasar rakyat maupun  toko swalayan.

Kemudian, setiap Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Sleman ditugaskan sebagai kanal untuk mensosialisasikan kewajiban penggunaan masker kain ini kepada seluruh elemen masyarakat yang berada di Kabupaten Sleman. (Faridz)

Instruksi lengkapnya dapat diunduh di SINI